◆ Kulon Progo · Daerah Istimewa Yogyakarta

Tanah 360 m² di desa yang namanya sudah masuk rencana exit tol.

Banguncipto, Sentolo. Bukan sekadar sebidang tanah — ini posisi di dalam Kawasan Peruntukan Industri Sentolo, di desa yang namanya sudah disebut sebagai salah satu titik rencana exit tol Solo–Jogja–YIA. Sertifikat SHM, lebar muka 11 meter, tepi jalan aspal, listrik PLN sudah masuk — siap dibangun atau ditahan sampai kawasannya matang.

📍 Jadwal survei diatur langsung via WhatsApp
Harga
Rp 1,62 M
Rp 4.500.000 / m²  ·  nego
✓ Sertifikat SHM — Hak Milik
Luas tanah360 m²
Lebar muka11 meter
Perkiraan panjang± 32,7 meter
Jalan depanAspal ± 4 m
ListrikPLN sudah masuk
LokasiBanguncipto, Sentolo
KabupatenKulon Progo, DIY
360 m²
Luas tanah
11 m
Lebar muka jalan
SHM
Sertifikat Hak Milik
± 4 m
Jalan aspal depan
Kondisi nyata di lapangan

Telusuri sendiri lewat Google Street View.

Alih-alih hanya melihat foto, geser panorama di bawah ini untuk menyusuri langsung jalan aspal di depan lokasi — lebar jalannya, rapat tidaknya rumah warga, dan suasana sekitarnya bisa Anda nilai sendiri dari rumah, dengan citra apa adanya dari Google.

Seret panorama untuk memutar pandangan dan menyusuri jalan. Peta & citra oleh Google. Jadwalkan survei →
Kenapa lokasi ini

Tiga hal yang tidak bisa dipindahkan dari sebidang tanah.

Bangunan bisa direnovasi, harga bisa dinegosiasi. Lokasi tidak. Inilah yang membuat titik ini berbeda dari kavling kebanyakan di Kulon Progo.

🛣️

Desa ini disebut dalam rencana exit tol

Pemkab Kulon Progo merencanakan tiga pintu keluar tol di wilayahnya — dan Banguncipto adalah salah satu titik yang disebut, bersama utara Wates dan utara YIA, pada koridor Tol Solo–Jogja–YIA.

Status: rencana / dalam pembangunan
🏭

Masuk Kawasan Peruntukan Industri Sentolo

Dalam RTRW Kabupaten Kulon Progo, Banguncipto tercatat sebagai salah satu desa dalam delineasi KPI Sentolo — kawasan yang sudah mulai dilirik industri farmasi, kosmetik, dan peralatan listrik.

Sumber: RTRW Kulon Progo
🚉

Dekat bandara, dekat stasiun

Sekitar 30 menit berkendara ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), sekitar 9 km ke Stasiun Wates di jalur utama Yogyakarta–Kutoarjo, dan sekitar 45 menit ke pusat Kota Yogyakarta.

Jarak perkiraan
Fasilitas di sekitar

Bisa langsung ditinggali — bukan cuma ditunggu naiknya.

Banyak tanah investasi dijual di lokasi yang masih kosong melompong. Yang ini tidak: rumah sakit, pasar, sekolah, bank, SPBU, polsek, dan masjid sudah ada lebih dulu di sekitarnya.

🏥

RSUD Nyi Ageng Serang

Rumah sakit umum daerah Kulon Progo, beralamat di Banguncipto — desa yang sama dengan lokasi tanah ini.

± 1 menit

SPBU Pertamina Sentolo

Stasiun pengisian bahan bakar di jalur utama Sentolo, mudah dijangkau setiap hari.

± 700 m
🛒

Pasar Desa Klangon

Pasar tradisional terdekat untuk kebutuhan dapur harian, tanpa perlu jauh-jauh ke pusat kecamatan.

± 1,2 km
🕌

Masjid & musala

Tempat ibadah tersedia di lingkungan sekitar, dalam jarak jalan kaki.

Jalan kaki
🏫

SD, SMP, dan SMA

Sekolah lengkap dari jenjang dasar hingga menengah atas tersedia di sekitar lokasi — cocok untuk keluarga.

Sekitar lokasi
🏦

Bank BRI

Layanan perbankan dan ATM di kawasan Sentolo — praktis untuk transaksi maupun keperluan pembiayaan.

Kawasan Sentolo
🚓

Polsek Sentolo

Kantor kepolisian sektor berada di kawasan yang sama — lingkungan lebih terjaga dan aman untuk ditinggali.

Kawasan Sentolo
🚉

Stasiun Wates

Stasiun besar Kulon Progo di jalur Yogyakarta–Kutoarjo, melayani kereta jarak jauh antarkota.

± 9 km
📮

Kantor Pos Sentolo

Layanan pos dan pengiriman untuk keperluan surat-menyurat maupun paket sehari-hari.

± 1,8 km
✈️

Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)

Sekitar 30 menit berkendara ke bandara internasional utama DIY di Temon, Kulon Progo — gerbang udara yang menjadi pendorong utama pertumbuhan kawasan barat Yogyakarta.

± 30 menit
Yang sedang bergerak

Tanah tidak naik sendiri. Ada yang menaikkannya.

Nilai tanah bergerak mengikuti infrastruktur dan aktivitas ekonomi di sekitarnya. Di sekitar titik ini, tiga hal itu sedang berjalan bersamaan.

01

Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo

Ruas tol yang menghubungkan Solo, Yogyakarta, hingga Bandara YIA ditargetkan beroperasi bertahap. Kulon Progo direncanakan memiliki tiga pintu keluar, salah satunya di wilayah Banguncipto.

02

Bandara YIA sudah beroperasi penuh

Sejak YIA melayani penerbangan secara penuh, aktivitas ekonomi di koridor Wates–Sentolo terus tumbuh: hunian, pergudangan, dan layanan pendukung bandara bergerak ke arah barat Yogyakarta.

03

Industri mulai masuk KPI Sentolo

Kawasan Peruntukan Industri Sentolo dilaporkan mulai diminati pelaku industri farmasi dan kosmetik. Setiap pabrik yang masuk membawa pekerja — dan pekerja membutuhkan tempat tinggal, warung, kos, dan layanan di sekitarnya.

Detail & peta

Angkanya terbuka, tanpa dibungkus-bungkus.

Peta menunjukkan kawasannya. Jadwal survei kami atur langsung lewat WhatsApp untuk peminat yang serius.

Luas tanah360 m²
Lebar muka (frontage)11 meter
Perkiraan panjang ke belakang± 32,7 meter
Harga per meterRp 4.500.000
Harga totalRp 1.620.000.000
Status sertifikatSHM (Hak Milik)
Status hukumBebas sengketa · tidak diagunkan · tidak disita
Jalan depanAspal, ± 4 meter
ListrikPLN sudah masuk
Desa / KecamatanBanguncipto, Sentolo
KabupatenKulon Progo, D.I. Yogyakarta
Kode pos55199
Peta menampilkan kawasan Banguncipto, Sentolo — patokan: sekitar RSUD Nyi Ageng Serang. Jadwalkan survei →
Pertanyaan yang sering masuk

Hal-hal yang biasanya ditanyakan lebih dulu.

Statusnya sertifikat apa? Aman untuk dibalik nama?

Statusnya SHM (Sertifikat Hak Milik) — bentuk kepemilikan tanah paling kuat di Indonesia, tanpa batas waktu, dan paling mudah diproses untuk balik nama maupun dijadikan agunan bank. Dokumen dipersilakan dicek langsung oleh Anda atau notaris/PPAT pilihan Anda sebelum transaksi, dan siap diproses ke tahap AJB.

Harganya masih bisa dinegosiasi?

Harga Rp 4,5 juta/m² masih terbuka untuk didiskusikan bagi pembeli yang serius. Silakan hubungi langsung via WhatsApp untuk membicarakan penawaran Anda.

Bisa survei lokasi dulu sebelum memutuskan?

Sangat dianjurkan. Silakan hubungi via WhatsApp untuk menjadwalkan waktu kunjungan — Anda bisa melihat langsung bentuk tanah, kondisi jalan depan, dan lingkungan sekitarnya.

Apakah tanahnya bebas sengketa dan tidak dalam jaminan bank?

Ya. Tanah ini bebas sengketa, tidak sedang diagunkan ke bank mana pun, dan tidak dalam status sitaan. Sertifikatnya SHM dan dokumennya dipersilakan dicek langsung oleh Anda maupun notaris/PPAT pilihan Anda sebelum transaksi — termasuk pengecekan keaslian sertifikat di Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Kulon Progo.

Kalau tol dan kawasan industrinya batal, bagaimana?

Perlu dipahami secara jujur: rencana exit tol dan pengembangan KPI Sentolo adalah program pemerintah yang masih berjalan dan jadwalnya bisa berubah. Karena itu, nilai tanah ini tetap berdiri pada hal-hal yang sudah nyata hari ini — sertifikat SHM, lebar muka 11 meter, tepi jalan aspal ± 4 meter, listrik PLN sudah masuk, Bandara YIA sekitar 30 menit, serta RSUD Nyi Ageng Serang, pasar, sekolah SD–SMA, bank, SPBU, polsek, dan masjid yang semuanya sudah beroperasi di sekitarnya. Katalis di atas adalah potensi tambahan, bukan satu-satunya alasan membeli.

Cocok untuk apa saja tanah seukuran ini?

Dengan lebar muka 11 meter dan luas 360 m², tanah ini fleksibel: rumah tinggal dengan halaman luas, ruko atau tempat usaha menghadap jalan, kos-kosan untuk pekerja kawasan industri, atau sekadar ditahan sebagai aset jangka panjang.

Tanah tidak bertambah. Yang bertambah cuma peminatnya.

Sertifikat SHM, bebas sengketa, tidak diagunkan — tinggal cek dan proses. Kalau Anda sedang mencari posisi di Kulon Progo sebelum kawasannya matang, mari bicara langsung atau jadwalkan survei akhir pekan ini.

Chat WhatsApp
Dijual langsung oleh pemilik · Tanpa perantara